Showing posts with label Argumentasi. Show all posts
Showing posts with label Argumentasi. Show all posts

Wednesday, 13 August 2014

Apakah Lagu Slipknot - The Negative One adalah tentang sindiran untuk Jordison?

Single The Negative One merupakan single pertama dari album baru Slipknot. Namun sepertinya lagu ini memiliki misteri yang tersembunyi. Metalsucks memaparkan pandangan mereka tentang lagu ini. Konon lagu ini adalah sindiran dari Corey untuk Jordison, Mantan Drummer Slipknot yang kini sudah bersama Scar The Martyr. Sepertinya opini ini juga akan semakin memperjelas tentang kabar-kabar burung yang selama ini kita dengar, yaitu tentang Joey yang tidak jadi keluar dari Slipknot dan tentang siapa Part Drum di album Slipknot yang baru ini.

http://i1.wp.com/www.metalsucks.net/wp-content/uploads/2014/03/Taylor-Jordison-Buddies.jpg?resize=600%2C400
Corey Taylor and Joey Jordison
Beberapa pandangan Metalsucks diantaranya mereka menjelaskan beberapa keterkaitan perihal:
Pertama
Slipknot memiliki Simbol Nomor yang dilekatkan pada setiap personil. Dimulai dari Nomor #0 sampai dengan #8. Dan Kalian juga pasti tahu bahwa Joey bernomor urut #1. Sementara Single terbaru Slipknot adalah berjudul The Negative One.

Kedua
Di salah satu bait terdapat kalimat "You had to be set free", seperti seolah mengatakanbahwa "kamu harus pergi, seolah mengatakan bahwa "kamu dipecat". Dan seperti kita tau semua kalo sekarang Joey Sudah tidak di Slipknot lagi, meskipun masih belum jelas apakah Joey benar-benar keluar atau tidak, seenggaknya pernah ada issue bahwa dia keluar dari band, menurut hemat gue sih, gak mungkin ada kabar begitu kalo di Slipknot keadaanya baik-baik aja.

Ketiga
Lagu ini terkesan menggambarkan kemarahan seorang Corey taylor terhadap seseorang, bahkan menginginkan agar orang tersebut lenyap dari muka bumi. “I Hope You Live/To See The Day/When Your World Goes Up In Flames/And As You Die/See My Face”. Seolah mengatakan kalo silahkan kamu hidup ketika dunia ini terbakar.

Keempat
Huruf “J,” “O,” “E,” “Y,” “R,” “D,” “I,” “S,” and “N” digunakan dalam lirik, mungkin ini untuk mengeja sebuah nama, “Joey Jordison”!!

Mmmm. Apakah ini benar? entahlah, hanya beropini saja. Semuanya terserah interpretasi pembaca.

Sumber:
metalsucks.net
Read More

Thursday, 10 July 2014

Menurut kalian, apa bedanya sensasi Outdoor dan Indoor Show? Ini Menurut Chester Bennington


Setiap pertunjukan musik tidak pernah habis, mungkin setiap saat pasti digelar miniimal 1 acara musik di seluruh dunia, hahaha mungkin. Kita juga tentunya sering banget ikut menghadiri acara-acara musik, misalnya di acara festival, konser, parade, street jam atau acara-acara musik lainnya.

http://www.allcelebritytattoos.com/wp-content/uploads/2012/05/chester-bennington-back-tattoos.jpg
Chester Bennington
Khususnya dalam musik rock ada beberapa hal yang memang kadang kita gak sadar kalo ternyata settingan serta timing-nya agak kurang tepat, semisal acara festival yang sering diadakan di outdoor pada siang hari, di bawah terik matahari, panas-panasan. Chester Bennington, Frontman Linkin Park berkomentar soal hal ini, "Rock 'n Roll bukan berarti bermain dengan matahari di atas wajahmu, mungkin bisa, tapi pasti gak akan terlalu puas karena kita kayak ada sesuatu yang diapksakan".

"Ini mungkin menarik, tapi pertunjukan outdoor mungkin akan sedikit membunuh sensasi berpesta rock n roll itu sendiri. Akan lebih mantap jika kita menikmatinya di ruangan tertutup, gelap, dengan lighting yang keren, dan menjadi bagian dari pertunjukan tersebut" tambah Chester.

http://i3.mirror.co.uk/incoming/article1539124.ece/alternates/s615/Crowds-at-The-Other-Stage-during-the-fourth-and-final-day-of-Glastonbury-Festival-2011.jpg
Outdoor Show

Memang sih, gue sering juga ngalamin pas jaman-jamannya festival, dengan kondisi acara di outdoor gitu kan, pas nunggu giliran main band kita nih, nunggunya lamaaaaa banget. Mau ninggalin vennue eh ada band bagus main, akhirnya nonton dulu, giliran gada band bagus, mau ninggalin vennue, eh malah giliran kita main bentar lagi. Dalam masa nunggu itu, pasti panas kan, kalo sore juga gak enak, mesipun gak panas tapi anginnya itu beuuuu dinginnnn.. Belum lagi kalo ujan.

Apa yang dibilang ama abang gue, Chester ini emang ada benernya juga sih. Outdoor Show memang ada banyak kelebihan, diantaranya tadi melindungi dari panas matahari, hujan, angin, terus juga dari sisi keamanan lebih aman, terus juga apa ya disebutnya, stage view, lighting, sound dll akan lebih mantap terasa sensasinya. 

Biar jadi pertimbangan juga buat para penyelenggara, mungkin mengadakan acara di tempat tertutup bisa jadi lebih mahal, kapasitas juga lebih terbatas, tapi dijamin, resiko juga lebih kecil. Sipp.

Sumber:
newmetal4u.com
Read More

Friday, 13 June 2014

Suite Pee - System of a Down

http://gunshyassassin.com/wp-content/uploads/2013/03/soad.jpg
System of a Down

Suite Pee, apabila diterjemahkan secara bebas Suite: sederetan/rangkaian dan Pee: kencing, adalah salah satu lagu dari album pertama System of a Down.

Lagu ini memang sangat kontroversial, karena berbau SARA. Secara keseluruhan, lirik lagu ini seolah-olah berbicara tentang "'filosofi Yesus".
Kalau kita perhatikan, dalam lirik di awal lagu "I had an out of body experience, the other day, her name was Jesus" dimana bagian tersebut Yesus di diposisikan sebagai "wanita". Saya sendiri kurang tahu pasti interprentasi dalam penggalan lirik tersebut. Tapi saya yakin System of a Down benar-benar bukan anti agama tertentu.

Kalau kalian lihat video live System of a Down tanggal 2 Oktober 2011 dalam event Rock in Rio (Brasil), dalam lagu "Suite Pee" ini, Daron Malakian sempat melaungkan takbir (Allahu Akbar) dengan lafazh arabic yang begitu fasih (Lihat tautan dibawah). Dalam moment tersebut, nampak Serj Tankian berpaling sebentar sekedar melihat aksi mengejutkan dari Daron Malakian, lalu kemudian kembali fokus beryanyi.

Adakah kaitan antara laungan ‘Allahu akbar’ dengan lagu "Suite Pee?"
Apakah Daron Malakian memang seorang Muslim?
Atau justru ini merupakan sebuah penghinaan?

Wallahualam..

Suite Pee - System of a Down
I had an out of body experience, the other day, her name was Jesus, and for her everyone cried, everyone cried, everyone cried.
Try her philosophy,
try her philosophy,
try her philosophy, try.
You die for her philosophy,
die for her philosophy,
Then her philosophy dies.
Crossed and terrored ravages of architecture, lend me thy blades,
We're crossed and terrored ravages of architecture, hoist around the spade.
Try her philosophy,
try her philosophy, try her philosophy, try.
You die for her philosophy, die for her philosophy, Then her philosphy dies.
DIE.....dIE......dIE......WHY.
Lie naked on the floor and let the messiah go through our souls.
Lie naked on the floor and let the messiah go all through our souls.
DIE! Like a mother fucker,
DIE! Like a mother fucker,
DIE! Like a mother fucker,
WHY!? Like a Mother fucker,
I want to fuck my way to the garden,
cause everyone, needs, a mother, FUCKER!
The following of a christ,
The following of a christ,
The following of a christ,
The following of a christ,
The falling of christ,
The falling of christ,
The falling of Christ,
The falling of Christ.



Sumber:
http://beginner.mywapblog.com
youtube.com
facebook: KMRMI
Read More

Thursday, 12 June 2014

Klarifikasi DJ Djakal (ex Purgatory): Tidak ada namanya Metal Satu Jari

http://4.bp.blogspot.com/-wkaSotBZHFM/Tn_g0vOU7VI/AAAAAAAAEls/XvacAw-xmAY/s1600/ke12-05.jpg
Purgatory Band


Assalamu'alaikum ikhwanul muslimin yang dirahmati Alloh, selamat pagi semua, semoga Alloh senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan dan kejayaan buat kita semua. Semalam di kontrakan gue mati lampu, bukannya mau curhat sih hehehe, tapi ini bikin gue jadi tidur lebih cepat, dan ketika tengah malam gue terbangun, ternyata gue lupa belum sholat isya Hahahaha. Udah gitu gue sholat, tapi jadinya malah susah buat tidur. Lalu iseng-iseng gue nyalain laptop gue dan streaming youtube bentar. 

Di Youtube gue nemu video tentang klarifikasi seorang scratchmaster, mantan personilnya Purgatory Band. Para Mogers pasti dah pada tau lah, ya doi adalah Anggy Umbara a.k.a DJ Djakal.

http://ustadzabenk.files.wordpress.com/2012/07/prgtry.jpg?w=600
Anggy Umbara a.k.a DJ Djakal (ex Purgatory)

Anggy menuturkan klarifikasinya tentang istilah yang disebut-sebut sebagai "Metal Satu Jari".

"Saya kebetulan kenal deket sama pencetus satu jadi itu, euh Ombat. Kenal sebagai teman, kenal sebagai temen band juga, kenal sebagai temen kerja karena dia adalah juga salah satu pengacara saya di profesional work ya. Setau saya koreksi aja dikit, bahwa gada yang namanya Metal satu jari, yang ada itu Salam satu jari. Jadi kalo tadi dibilang tadi itu metal satu jari itu sebenernya gak ada. Itu fiktif. Dan itu adalah cap dari orang-orang yang me-lable satu jari ini sebagai dari kalangan metal. Padahal dalam Satu jari itu gak cuman metal doank, ada rapper ada segala macem"

"Trus kalo pernah ada isu yang bilang kalo Satu Jari ini adalah sebagai pemecah belah, itu sebenernya kembali lagi ke kitanya masing-masing. Masalah di Indonesia ini sebetulnya kan pluralisme ya. Keberagaman, maksudnya lebih kepada bagaimana kita menerima jika ada pemain-pemain metal, band-band metal yang ideologinya beda dari yang lainnya, bisakah kita menerima itu"

Hmm, jadi jelas nih, dari pernyataan bang Anggy ini kita bisa tau kalo yang bener itu adalah Salam Satu Jari BUKAN Metal Satu Jari. Mungkin stigma itu muncul karena memang Sang pencetus (Ombat Nasution) merupakan personil dari metal beraliran Grindcore jadi kesannya Satu jari ini identik dengan metal makanya ada istilah Metal Satu Jari. 

Setau gue Salam satu jari ini berdasarkan beberapa data yang gue dapet dari video-video di youtube tentang Salam Satu jari atau juga dikenal One Finger Movement ini cuman sekedar jalan alternatif yang dipilih oleh para sebagian anak metal pada awalnya, mereka mengganti salam yang tadinya salam metal menjadi salam satu jari, menghijrahkan sesuatu dari salam setan menjadi salam tauhid (satu = ahad). Mereka tidak cuman menghijrahkan salam, tapi juga menghijrahkan dari mulai kaos, yang tadinya gambar-gambar setan, menjadi gambar-gambar perjuangan islam, resistensi terhadap zionis sampai menghijrahkan attitude.

Dan satu lagi yang menarik di sini adalah pernyataan bang Anggy tentang pluralisme, gue sepakat sama doi, kalo memang metal ini adalah untuk semua, maka metal jangan sekali-kali tidak mengikutsertakan komunitas yang punya ideologi religi/ agamais karena itu kesannya jadi seperti mendiskriminasi. Sehingga Gerakan One Finger Movement ini bukanlah untuk memecah belah para pecinta metal, namun lebih kepada mengakomodir para pecinta metal yang punya ideologi lain yaitu ideologi ISLAM.




Sumber:
youtube.com
Read More

Monday, 9 June 2014

Dibalik Lagu KAFIR Balcony Bandung

http://deathrockstar.info/images/2012/11/balc_2012.jpg
Balcony Band

Bulan januari lalu gue tiba-tiba kangen sama band yang dulu gue pernah suka lagunya yakni Balcony. Band Hardcore asal bandung yang pernah duet maut sama Ucok Homicide dalam lagu They School - Dead Prez Cover.

Sampai akhirnya coba surfing di internet kali-kali aja ada kabar terbaru tentang mereka. Akhirnya gue dapet link yang mengarahkan pada halaman resmi mereka di reverbnation (http://www.reverbnation.com/balconybdhc) dan disana gue nemu satu lagu berjudul "KAFIR". Karena gue termasuk pendengar musik metal juga, mendengar judul lagu seperti itu untuk lagu metal gue pikir gak aneh lah ya, karena memang kalo gue lihat memang sepertinya para musisi metal lebih berani dalam mengeksplorasi lagu termasuk dari sisi judul.

Akhirnya lagunya gue dengerin pada verse pertama liriknya kira-kira seperti berikut:
KUTOLAK TAKDIR, KU BAKAR JAUH SEBELUM AKU LAHIR
TUHAN AMATIR, KU BUKAN HAMBA MU, AKULAH KAF*R

Otomatis gue tercengang, dan bertanya-tanya ini apa nih maksudnya? sampai gue cari referensi tentang makna dari lirik ini. Setelah gue cari-cari ternyata Balcony mengkonfirmasi di akun facebooknya kalo di lirik itu merupakan sebuah manifesto, pernyataan sikap atas semerawutnya kondisi pemerintahan. TUHAN AMATIR yang dimaksud adalah Pemerintah, sedangkan KAF*R di sini adalah sebuah penolakan untuk taat, tunduk patuh kepada pemerintah.

Kritik:
Sebuah eksplorasi lagu sampai sejauh itu memang sebuah karya yang punya nilai estetis yang mantap, cuman mungkin gue disini coba kritik beberapa hal, pertama: penggunaan lirik tentang TUHAN dan penghambaan dengan istilah kafir bisa saja mengundang SARA, sebagaimana kita ketahui bahwa istilah Kafir itu sendiri adanya hanya dalam Islam. Dan juga, makna dari kata kafir itu sendiri dalam islam merupakan sesuatu perbuatan yang buruk. kedua: penggunaan kata-kata yang salah/kasar/buruk seperti kata KAF*R, ini bisa berakibat buruk juga untuk para penikmat lagu balcony ini, manakala ketika lagunya enak didengar maka para penikmat akan dengan senang hati memutar lagunya secara berulang-ulang. Dan akan menjadi sangat bahaya manakala kata-kata AKULAH KAF*R ini menjadi suatu kata yang terlihat gagah jika diucapkan oleh kita yang mendengarkan. Ini sama kasusnya seperti propaganda kata yang sering dilakukan oleh para musisi international, seperti f*ck yea, motherf*cker, sh*t, dll.

Ini gue takutnya ya, kalo semakin hari semakin banyak yang kyk gitu, orang akan semakin bingung, dan yang jadi korban mungkin orang awam, yang bisanya cuman ikut-ikutan, yang gak tau apa-apa. Makanya kultur ini sebetulnya jangan terlalu dipatok, Metal gak selalu harus begitu kok. Metal gak selalu harus kontroversial. Tapi di sisi lain gue gak menyalahkan sepenuhnya kepada Balcony karena memang kita selaku penikmat juga harus cerdas dalam mengangkap segala sesuatu yang kita dengar dan yang kita lihat.


Read More

Sunday, 8 June 2014

Istilah-istilah dalam Lirik

http://www.hammersmithlondon.co.uk/sites/default/files/images/Lyric-Logo.jpg
Istilah-istilah dalam Lirik

Beuh, 2 hari gak update postingan, traffic langsung anjlok gini beuh... yawes gue coba update lagi nih. Sehabis pulang kampung kemarin di sela-sela menjelang tidur kepikiran buat postingan tentang istilah-istilah dalam lirik. Emang iya sih, gue dari dulu cuman tau istilahnya aja, tanpa faham definisinya. Beberapa dari kalian tentunya juga mungkin ada yang senasib sama gue disini. Kalo gitu langsung aja deh, ini beberapa istilah yang gue kumpulin dari berbagai sumber:

Dalam pembahasan istilah ini gue coba angkat lagu Sk-Id - Hiduplah Bersama Kehormatanmu, hahaha sekalian promosi bro, hehehe.

petama: intro/opening
Intro sebetulnya berasal dari kata introducing. Dalam bahasa inggris introducing artinya perkenalan, jadi kalo dalam lirik ini bisa dikategorikan sebagai bagian awal lagu (sebelum masuk vocal).  Di lagu Sk-Id yang dimaksud opening adalah dari mulai kocokan gitar-scream-sampe sebelum vocal masuk.

kedua: verse
verse adalah bagian dari lagu dimana merupakan penyangga lagu atau bisa diibaratkan juga merupakan premis dari sebuah kesimpulan. Verse ini terdapat minimal satu dalam setiap lagu, jika lebih dari satu maka sering ditulis first verse, second verse, third verse, dst.

ketiga: bridge
Bridge kalo kita terjemahkan artinya adalah jembatan, maksudnya apa? maksudnya bridge adalah jembatan antara verse dengan chorus/reff. Bridge ini sebetulnya kalo menurut gue sih gak selalu dengan lirik, bisa juga dengan instrumen lain. Misalnya dengan fill in bass, drum atau gitar. Biar yeah banget gitu, hehehehe

keempat: chorus/reff
Chorus atau Reff adalah bagian utama lagu yang menjadi Gregetnya sebuah lagu, biasanya bagian Chorus ini yang paling sering diulang-ulang dalam lagu.

kelima: interlude
Interlude biasanya merupakan sebuah aksi permainan instrumen, tidak adal vocal di sini. Di Lagu Sk-Id interlude adalah ketika selesai chorus kedua, ditandai dengan permainan bass, disusul gitar.

keenam: guitar/melody
Nah kalo ini, sebetulnya sama juga kyk interlude cuman lebih kepada pengkhususan untuk gitar saja. Biasanya di lagu-lagu lama banyak yang menggunakan teknik ini, kesini-kesini orang lebih variatif membuat lagu sehingga tidak tok begitu-begitu saja.

ketujuh: overtune
Overtune adalah sebuah istilah untuk menungjukan naiknya nada, ini biasanya dipakai untuk variasi lagu agar bisa mencapai klimaks lagu. Di lagu Sk-Id ada pada bagian Chorus terakhir.

Oke, itu dia tadi secuil tulisan yang udah gue rangkum, kalo ada yang mau menambahkan, menyanggah istilah-istilah di atas, kalian boleh komen di bawah. Mudah-mudahan bermanfaat.

Sk-Id - Hiduplah Bersama Kehormatanmu Lyric



 
[intro]

[first verse]

Antara semua yang tercipta
Dapatkah kau baca
Tentang yang ku rasa?
Menjerit mungkin yang kulihat
Tapi ku bahagia
Dengan yang kurasa

[bridge]
Biarkan smangatku bersemi diantara puing sepi

[chorus]
Takan ada yang tertukar
Tentang nasibku dan nasibmu
Semua sudah ditentukan
Yang terbaik dan ku yakini

[second verse]
Yakinlah semua kehancuran
Semua kejayaan
Kan dipergilirkan
Artinya tak perlu menyerah
Teruslah berjalan
Lanjutkan risalah

[back to bridge]
[back to chorus]
[interlude]

[second chorus]
Sampai semuanya berakhir di atas keputusanNya
Dunia pun tergulung dengan tangan kanan Tuhan

[chorus]
Takan ada yang tertukar
Tentang nasibku dan nasibmu
Semua sudah ditentukan
Yang terbaik dan ku yakini

[overtune]
Semua pasti merasakan
Tentang hidup menjerit terhimpit
Tetap berdiri tuk tegar
Agar kau mampu hidup bersama kehormatanmu 

Sumber: 
berbagai sumber
Read More

Tuesday, 3 June 2014

Cuman Orang Bodoh yang memaknai Underground sebagai Musik Keras

Underground

Hallo semua, apa kabar? di pagi yang cerah ini biar gue awali dengan sedikit tulisan yang ingin gue bagikan kepada para pembaca sekalian. Sekalian mengisi waktu senggang di kantor nih. Dari judul postingan ini mungkin udah keliatan, kita bakal coba bahas tentang istilah Underground.

Istilah Underground acap kali diidentikan dengan musik cadas, musik keras, musik berisik, ugal-ugalan, tonjok-tonjokan, kebut-kebutan, (ehhh......kok gak nyambung ya.. hhehehe). ya pokoknya gitu deh. Sampe-sampe di studio musik karena takut peralatan mereka rusak maka dipasanglah tulisan gede "NO UNDERGROUND", ya kan? Anak band pasti pada tau lah.

Ada berbagai kemungkinan dipasangnya larangan itu, pertama mungkin si pemilik studio kurang pengetahuan, jadi taunya Underground itu musik keras. Atau mungkin si pemilik studio tau arti Underground yang sebenarnya cuman karena dia berasumsi kalo istilah underground yang berkembang di masyarakat adalah musik keras jadinya dia pasangnya tulisan itu, biar UMUM. Atau mungkin memang ya dasar iseng aja yang punya studionya pengen yang anti mainstream, daripada pasang tulisan NO SMOKING kan sekali-kali ya pasang NO UNDERGROUND lah biar cocik. 

Ini yang jangan ampe kejadian, harusnya ya kalo kita tau bahwa istilah itu salah, ya mustinya dibenerin donk, bukannya malah tetep dipertahanin, sampe-sampe jadi istilah umum dan bahkan membudaya. weleh-weleh.... Oke mari kita coba kupas satu persatu tentang Underground ini.

Underground itu sendiri kan bahasa inggris, dan kalo kita artikan Under itu Bawah, Ground itu Tanah, jadi Underground itu ya Bawah Tanah. Maksudnya apa, Underground adalah sebuah pergerakan yang dilakukan di bawah tanah (tidak di permukaan/publik). Mereka para pelaku Underground adalah para Komunitas bebas, tidak terikat dengan korporasi manapun dan mereka berkarya tanpa tekanan pihak manapun. 

Kata "Underground" itu sendiri didapat karena adanya sekelompok seniman di Prancis sekitar tahun 1920an yg berkutat di bidang seni rupa yg mengadakan pamerannya di dalam subway dan basement yg terletak di bawah tanah. Kenapa mereka melakukan hal demikian? Karena, masyarakat dan seniman Prancis menganggap bahwa hasil karya mereka itu aneh, dan tidak sesuai dengan pakem yg berlaku. Alhasil hasil karya mereka itu akan tidak diangga bahkan dilecehkan jika dipublikasikan di muka umum. Maka dari itu lah mereka mengadakan pameran mereka di "bawahtanah" dengan maksud agar hanya orang-orang tertentu dan beridealisme tinggi lah yg menghadiri pameran itu.

Nah kalo di musik, "Underground" pertama kali diperkenalkan oleh scene psychedelic pada tahun 1960an, dan dilanjutkan oleh band-band seperti The Grateful Dead, Velvet Undergound, Acid Test, MC5, dan Frank Zappa. Bahkan The Beatles pernah dianggap sebagai pemrakarsa scene "Undeground" pertama.

Band yg dikategorikan sebagai band "Underground" adalah band yg memegang konsep etik D.I.Y (Do It Yourself), merekam dan memeproduksi album mereka dengan kerja keras mereka sendiri tanpa terikat Label besar -yg sekarang ngtrend dengan sebutan indie label-, dan mengadakan pertunjukkan musik di tempat-tempat yg tidak representatif.

Kemudian "Underground" di identikkan dengan band yg mengusung tema kekerasan dalam konsep musiknya seperti Cannibal Corpse, Slayer, dll.

So, dari sini kita bisa melihat kalo ternyata Underground ini gak cuman musik bro. Tapi juga apapun bisa pergerakan musik, pergerakan islam, pergerakan seni rupa, pergerakan anti pemerintah korupsi, ya apa aja pokoknya yang mereka ini bergerak bebas menyuarakan karya mereka di bawah tanah. 

Jadi inget ya, Underground itu bukan Musik Berisik bro, bukan juga alam Barzah, lho kok alam barzah? ya kali aja di bawah kuburan juga ada pergerakan.. hahahaa (intermeso bro)

Gue kasi tau lagi, beberapa anak muda jaman sekarang memang bisanya cuman latah, mereka telen bulet apa yang disuguhin media, mereka ngerasa bangga, padahal cuman meniru, tanpa mereka coba cari apa makna yang sebenarnya, mereka ngerasa sok tau padahal cuman meniru, gue jadi curiga jangan-jangan para generasi yang hobi baca udah pada mulai punah nih, udah makin dikit aja generasi cerdas di bumi ini, lihat aja sampai semua bentuk diskusi cuman berisi obrolan-obrolan ngelantur lebih banyak peminat ketimbang postingan-postingan yang berkualitas. Sebagai bukti lo pasti pernah kan lihat di facebook, orang upload foto, komennya pasti banyak, padahal kan cuman foto, itu bukan konsumsi otak, coba kalo yang dipostinganya itu artikel, udah gitu panjang pula artikelnya, orang boro komen, buka aja enggak, apalagi baca. (introspeksi).

Dari sini gue mengajak sama kalian semua buat gak BUTA terhadap segala hal, terutama biasanya media massa, atau bahan bacaan, atau kebudayaan yang lo sendiri masuk didalamnya. Kalo kalian suka terhadap sesuatu hal, cari tau sampai ke akar-akarnya, baca semua artikel yang bahas soal hal yang loe suka itu, kayak misalnya tentang pentagram, heksagram yang sering dikampanyeukan anak-anak metal misalnya, atau asal usul suatu band misalnya, atau lirik-lirik dari lagu-lagu band misalnya, biar loe gak sekedar tau, tapi juga paham.

Sumber:
http://into-thetunnel.blogspot.com
Read More

Sunday, 18 May 2014

Tahukan anda tentang "PARENTAL ADVISORY" ?

Parental Advisory
Pernah denger gak sih kata-kata Parental advisory? ya, itu sering kita lihat di tempel di album-album musisi internasional. Stiker ini sering ditempel di band-band metal. Parental Advisory atau "Bimbingan Orang Tua" dalam bahasa Indonesia, adalah pesan yang ditempelkan Recording Industry Association of America (RIAA) kepada rekaman audio dan video di AS yang mengandung material ofensif. Pesan ini mulai ditempelkan di sampul album pada 1985, di bawah tekanan Parents Music Resource Center. 

Tapi konon katanya stiker ini hanya sebatas Warn aja, supaya para orang tua, lebih berhati-hati ketika anak-anaknya mendengarkan lagu-lagu band yang ditempeli stiker tersebut, Soalnya bisa jadi lagu-lagunya mengandung unsur seperti kekerasan, sex dan kata-kata kasar. Ga ada kriteria khusus tentang musik seperti apa yang wajib ditempeli stiker tersebut.

Nah, selaku orang indonesia nih kita kadang-kadang enak aja denger lagunya, tanpa paham apa makna yang mereka ucapkan, nah makanya kalo kita tau di album musik/band yang kita dengerin itu ada stiker Parental advisory, kita wajib hati-hati nih jangan sampai bahasa-bahasanya ampe kebawa pada kehidupan sehari-hari, kan kita gak mau juga kali kalo tiba-tiba kita ketemu ama bule terus diajak ngobrol gitu terus kitanya pake bahasa asa jeplak eh taunya itu bahasa kasar, gak mau kan?

Di luar negeri sana, biasanya beberapa album mereka publish tanpa stiker Parental Advisory namun mereka sudah melakukan beberapa sensor di lagu-lagunya, entah itu dibuat silent atau disamarkan ketika pengucapan kata-kata kasarnya, begitu kira-kira.

Perlu diketahui sekedar sharing saja berikut kata-kata kasar yang gue tau, misalnya aja Bullshit, asshole, motherfucker, fuck, fucking, bitch, piece of shit, sucker, dll. Gue tau karena gue juga suka musik-musik metal, dan gue sering dengerin lagunya sambil baca liriknya jadi gue tau mana kata-kata yang disensor mana yang enggak.

Oke guys, ini cuman buat pengetahuan aja ya, selebihnya sih terserah elo aja, tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat seenggaknya seperti menjaga bahasa indonesia untuk kelancaran komunikasi di indonesia, maka gada salahnya juga menjaga bahasa internasional untuk kelancaran komunikasi internasional.

Sumber:
wikipedia.com
Read More

Tuesday, 29 April 2014

Testimoni Buat Para Rockstar

Nu Metal

Sudah lama gue gak denger lagi keindahan musik 9020 (musik tahun 90an dan 2000an). Gue masih inget waktu itu tahunnya musik NU Metal, dari mulai slipknot, limp bizkit, linkin park, korn, POD, dll masih menghiasi ramainya MTV di indonesia. Tapi kini semuanya udah beda, gada lagi MTV dan gada lagi musik sekeren mereka. Bahkan mereka sendiripun sudah tak sekeren dulu.

Sangat-sangat disayangkan slipknot kini sudah mulai pecah, Paul Gray sang bassis meninggal, dan Joy Jordison sang drummer hengkang dan memulai project barunya bersama Band Scar The Martyr.

DJ Lethal juga keluar dari Limp Bizkit, padahal sebelumnya keretakan pernah terjadi ketika sang gitaris wes borland keluar, tapi syukurnya dia balik lagi. Sekarang malah DJnya yang keluar.

drummer Korn juga sekarang udah gada, digantiin ama yang baru yang set drum nya lebih ribet, ditambah lagi Korn sekarang pake atribut-atribut musik digital.

untungnya linkin park masih bertahan, ya seenggaknya dari sisi formasi dan personil, mereka masih kompak, meskipun warnanya sekarang udah beda, gak segarang dulu.

tapi dari situ mungkin bisa kita jadikan pelajaran, suatu saat kalian juga akan dihantui masa-masa yang sama, saat kalian mulai tua dan bingung karya seperti apa yang harus dihasilkan mengingat potensi dan semangat sudah semakin menurun dan tumpul.

Saran gue sih baiknya kalo udah kyk gitu kita harus cepat-cepat bertelur, Kayak Bang Ahmad Dhani, bubarin Dewa, udah gitu fokus ngurus RCM, hahahaha..

dah gitu aja... pokoknya just keep rocking ae lah!!
Read More

Wednesday, 9 April 2014

Pergerakan Musik

Music Movements
Sumber : http://rvlnewsletter.blogspot.com

Ada yang tau kapan musik pertama kali ditemukan? Pasti jarang yang tau, hahaha, ya emang simpang siur sih, beberapa referensi gak ada yang sepakat kapan dan siapa yang pertama kali menemukan musik. Ada yang bilang musik berasal dari masa keemasan Dinasti Abasiyah, ada juga yang bilang tradisi orang eropa sejak keruntuhan Romawi. Tapi gak penting lah itu semua, yang mau gue coba bahas di sini adalah argumen gue sendiri tentang pergerakan musik dewasa ini.

Pergerakan musik emang jadi pokok perhatian kalo menurut gue, ketimbang asal muasal musik itu sendiri. Karena kalo gue boleh bilang justru musik sekarang gak cuman buat hiburan doank, tapi punya esensi lain yaitu buat pergerakan juga. 

Sejauh pengamatan gue (ciee pengamatan), ada 4 tipe pergerakan musik diantaranya: Satanic Movement, Materialism Movement, Intellectual Movement dan One Finger Movement. Keempat pergerakan ini masing-masing punya jalan tempuh yang berbeda. Argumen ini boleh kalian tanggapi secara bijak, gue gak punya niat untuk berkontroversi, ini cuman sekedar gagasan, tapi jika mau tukar pendapat boleh juga biar pengetahuan kita makin mantap.

Satanic Movement
Satanic Movement adalah sebuah pergerakan mendukung Protocol of Zion. Protokol yang dibuat oleh Sekte Terselubung Internasional untuk menguasai dunia dalam satu mimpi "New World Order". Harusnya ini udah gak asing lagi buat kalian, soalnya di internet udah banyak banget materi yang ngebahas soal ini, Akhir-akhir ini banyak diungkap soal keterkaitan para musisi dengan gerakan ini. Mereka melakukan teknik yang sama seperti yang dilakukan bangsa Pagan dalam meracik musik mereka yang dikenal dengan sebutan Sigil Magic, suatu teknik hipnotis yang menekankan pada pengulangan kata, gambar, video, gerak-gerik, dll yang menimbulkan efek sugesti yang kuat sehingga otak kita yang melihatnya bisa terpengaruhi secara tidak sadar. Banyak Musisi-musisi yang terlibat diantaranya Jay-Z, Rihana, Marlyn Manson, dll. Biasanya dalam aksi panggung mereka sering memperlihatkan presuasi-presuasi akan kekerasan, sex, mata satu (one eye), Devil Worship, dll yang menyatakan bahwa setan menjadi inspirasi terbaik mereka.

Materialism Movement
Untuk pergerakan jenis ini, dari namanya saja sudah ketahuan, kalo pergerakan ini lebih kepada pergerakan mencari keuntungan materil. Uang. ya sebut saja Uang. Para musisi pasti gak munafik sama yang satu ini, mereka boleh mengatasnamakan hobi, tapi major label tidak bisa bilang gitu. Ini industri bro, bukan latihan mingguan di studio musik. Kalian kami bayar untuk menguntungkan kami. Ya jadi intinya pergerakan ini juga ada di sekitar kita. Kalian boleh lihat mereka yang bermusik menyesuaikan kondisi pasar, atau yang terkesan memaksakan genre, padahal bukan genrenya, atau yang rela geje-geje-an demi pasar. What sucking stuff better than this, man? Tapi gak cuman mereka yang dibawah naungan major label, intinya yang mau gue sampein di sini adalah Materialism Movement adalah pergerakan dengan Uang sebagai Tuhannya.

Intellectual Movement
Nah, kalo yang ini agak beda dari pergerakan yang kedua. Intellectual Movement ini lebih banya menyuarakan tentang kritisi, ketidaksetujuan, protes terhadap realita di sekitar. Mereka tidak mencari Uang, tidak juga menjalankan Protocol of Zion, tapi mereka menjalankan apa yang mereka pikir itu harus dijalankan. Ini lebih kepada pengetahuan atau bisa juga Logical Uproar (Teriakan Pemikiran). Jangan berfikiran bahwa mereka ini adalah sudah pasti menyerukan sesuatu yang benar, mereka bisa saja termasuk orang-orang kiri, Karena yang namanya Logika manusia sering kali memandang dari sudut pandang yang beragam. Satu gagasan bisa jadi dibantah oleh gagasan yang lain. Misalnya saja mereka yang menyuarakan tentang Ateisme, seperti band BAD RELIGION dan SLAYER.

One Finger Movement
Pergerakan yang terakhir ini punya ngaran One Finger Movement, pergerakan ketauhidan, pergerakan Islam. Mereka bermusik dengan mengusung Yang Maha Satu (AHAD). Gue pernah bahas sebelumnya band-band yang ada di pergerakan ini. Dan mungkin saat ini juga masih minoritas. Bermusik dalam pergerakan ini dipastikan mereka adalah orang-orang kanan, karena mereka antisetan, tidak bersandar pada logika dan juga menuhankan Uang meskipun dalam perjalanannya membutuhkan uang untuk menopang perjalanan, itu beda kemaksudan, uang yang diupayakan dimaksudkan untuk menopang pergerakan. Pergerakan ini seharusnya bisa menjadi defense pembalik bagi ketiga pergerakan Musik lainnya, karena sudah cukup lama musik ini bergema di seluruh penjuru dunia dengan beragam pergerakan yang mungkin sedikit banyak berefek buruk dalam perjalanan manusia. Berefek buruk karena mereka yang mendunia adalah berasal dari pergerakan-pergerakan orang kiri. Sudah sepatutnya kita musisi menyadari betapa kita juga bertanggung jawab akan ini. Gue ngerti, musik adalah apa yang hati kita ingin luapkan. Tapi kalo luapan itu adalah emosi, hasrat sex, hasrat cinta, pemikiran yang cemen, pemikiran yang asgas (asal gagas), bagaimana bisa hal seperti itu semua kalian luapkan secara bebas? sementara kita hidup gak sendiri man, orang lain bisa mendengar, juga merasakan. Kalian boleh mengekspresikan emosi kalian tentang kekesalan terhadap seseorang dalam lagu, tapi kalo lagu kalian malah bisa mempengaruhi orang lain yang denger jadi ikut-ikutan emosi, itu udah salah kaprah man!

Nah itu dia sekedar postingan kurang bermutu tapi tulus dari gue, hehehe, mudah-mudahan bisa membuka pengetahuan kita semua tentang musik dan pergerakan.

Musik Keren gak harus setan-setanan
Musik Bermutu gak harus sok atheis
Musik Terhormat gak harus diperbudak Uang
Musik Tauhid, adalah alternatif yang bisa kita pilih untuk menolong diri kita sendiri, orang lain dan manusia sedunia
Read More

Thursday, 20 March 2014

Tips Bikin Lagu

Write a song

Bikin lagu itu seperti bikin lukisan. Inspirasinya bisa dari mana aja, dan bisa dimulai dari mana aja. Beberapa tips gue mau sharing buat ente semua berdasarkan pengalaman gue selama ini.
Beberapa hal yang menurut gue sangat berpengaruh dalam nyiptain lagu diantaranya sebagai berikut:

1.      Referensi musik
Menurut gue, di dunia ini gada musisi yang gak punya influence, mereka pasti punya setidaknya 1 influence, bahkan mereka yang orang bilang something new sekalipun pasti punya influence, cuman bedanya ada pada modifikasi atau pengembangan. Untuk bikin lagu, ente pasti perlu yang namanya referensi music, ente jangan bosan-bosan cari referensi. Kalo gue bikin ilustrasi mungkin referensi itu kayak bahan racikan kimia buat bahan penemuan-penemuan baru. Ente bisa bikin formula racikan dengan memanfaatkan bahan-bahan itu, diaduk sedemikian rupa, dan jadilah sebuah lagu. Ente bisa comot dari mereka yang udah duluan sukses, mulai dari pola dasar ketukan drum yang sering mereka pake sampe ke loop-loop fill in yang kompleks, comot juga mulai dari cengkok-cengkok yang sering dipake para singer, screamer, atau rapper, ambil beat-beat yang standar dulu, gabung..gabung..gabung, modif dikit, jadi deh. Jangan lupa ambil ide unik dari mereka, jalan cerita yang mereka pake, biar gak selalu tentang itu-itu aja, kayak di Indonesia, cinta-cintaan mulu tema nya -__-.

2.      Tempat ngelamun
Oke kalo yang kedua ini mungkin selain gue juga ada yang pernah ngalamin hal yang sama, pas ente ngalamun, pas itu juga dapet ide buat dituangkan jadi sebuah lirik. Misalnya di toilet, di angkot, di mesjid pas lagi dzikir, di kamar, sambil tiduran atau di jalan pas ente lagi naik motor dalam perjalanan pulang ke rumah. Nah, kesini-kesini gue baca katanya cari inspirasi itu harus cari tempat yang pas, soalnya kalo kayak di toilet, ide yang keluar bisa jadi ide yang jelek (soalnya banyak bisikan setan. Hehehehe). Ya tapi seenggaknya carilah tempat yang sekiranya pas (kondusif) buat ente berfikir, yang tempatnya sepi, adem, gak banyak yang berisik, kalo bisa disebelah kita ada kopi anget menemani. Sendirian lebih nyaman untuk berfikir.

3.      Alat musik
Ide bisa juga datang pas kita main alat musik, misalnya pas main gitar. Gue sering main gitar tapi bukan bawain lagu orang, gue ngasal aja, nah disitu biasanya ketemu loop-loop mantap yang bisa kita bikin lagunya, pertamanya mungkin cumin dapet loop buat bagian intro atau reff, udah dapet loopnya, baru kita kasi lirik, udah gitu baru lengkapin yang lain pas bagian masuk lagu atau pas melody, kalo gak bisa bikin melody gitarnya, minta tolong aja ama temen loe yang jago main gitarnya. Selain gitar, inspirasi dari alat music juga bisa didapat dari drum, kalo dah nemu loop drum yang asik, biasanya ntar lirik ngikutin drum.

4.      Pengetahuan
Nah untuk poin ini agak berat nih, karena ini menyangkut kualitas lagu atau bobot. Kalo ente pengen lagu ente lain dari yang lain, ente harus sering baca buku, atau sejenisnya. Karena buku biasanya pake bahasa yang formal dan baku, nah disitu biasanya mempengaruhi kira dari segi lirik. Bahasa yang lebih kearah sastra itu leebih mewah ketimbang pake bahasa sehari-hari. Lagian juga gak berbahaya kalo anak-anak baca atau dengerin lagu kita, gak mengkontaminasi mereka. Pengetahuan ini juga gak selalu apa yang ente dapet dari buku, bisa juga tentang realita, krisis di sekitar, apa aja bisa ente jadiin stuff, ente bisa tuangkan sebagai bentuk agresi, perlawanan, resistensi, ungkapan prihatin, dll. Dengan begitu lagu ente bisa juga jadi seperti dokumentasi kejadian-kejadian yang terjadi kala ente nyipatin lagu, jadi kayak dokumentasi sejarah gitu.

5.      Passion and behavior
Jangan lupa juga untuk poin yang satu ini. Yang paling penting dalam hal bikin lagu adalah passion (gairah) dan behavior alias karakter ente sendiri. Kalo lebih suka di mellow, ya mellow aja, kalo suka yang cadas ya cadas aja, kalo moment pas ente bikin lagu ternyata lagunya cocok buat jadi lagu mellow kenapa juga harus jadi lagu metal, itu nantinya ngaruh sama penjiwaan juga, ciee penjiwaan, hahaha ya pokoknya gitu dah.
Kuncinya adalah memanfaatkan apa yang ente denger, lihat, dan rasakan. Missal lagi jalan trus denger di emperan denger lagu dangdut, tiba-tiba ente dapet ide, kenapa enggak kalo dibikin lagu. Atau pas lagi denger lagu band orang tapi samar kedengerannya, kadang suka muncul juga tuh inspirasi, jadi kakay professor salah teroi, malah jadi teori baru, atau kayak tukang cukur salah motong rambut malah jadi gaya baru, ya gitu deh pokoknya. Gitu aja yaa sharing soal tips bikin lagu dari gue, mudah-mudahan bermanfaat.


Read More

Saturday, 8 March 2014

Trend Lipsync

Lipsync
Kayaknya bukan cuman gue di sini yang agak bete ama yang namanya trend lipsync. Ya, bener banget, trend dimana orang manggungnya live, tapi lagunya gak live. Ya gitu deh kira-kira ilustrasinya. Sekarang apalagi, kyknya ampir semua acara musik gada yang nyanyinya asli. Itu kenapa ya? apa karena biar kelihatan mainnya rapi aliah gak keliatan salah-salahnya? 

Hmm. Emang bener ya, fenomena ini dibully abis-abisan sama stand up comedian asal Madura "Tretan Muslim". Dia bilang gini, kalo di Korea, Boyband lipsync, penonton protes. Sementara di indonesia penonton malah protes kalo boyband nya gak lipsync. Ya itu tadi, mungkin karena suaranya gak bagus-bagus amat. Hahahaha. 

Ini gue gak tau ya, apa yang minta itu dari penyelenggara event, Manager artisnya, atau mungkin bisa jadi dari artisnya itu sendiri. Tapi ya terlepas dari itu semua gue sendiri gak mau ambil pusing ya, tapi yang jelas gue kasi tau aja, kalo video hasil kalian manggung yang manggungnya manggung jadi-jadian alias lipsync itu hasilnya jelek banget, kelihatan banget bibir ama lagu gak singkron, hahahaha. 

Yang udah kejadian ya udah, gpp, tapi disini gue ngajak buat musisi-musisi masa depan, kalo bisa sih dihindari aja, kecuali kalo buat video clip mah sah-sah aja. Bukannya apa-apa, tapi kalo terus menerus begini, kualitas musik kita semakin hari akan semakin buruk.

Teknologi memang banyak banget bantu kita, terutama dalam mempermudah melakukan sesuatu, tapi efek jeleknya ya juga bisa bikin kita jadi bodoh, karena apa? karena otak kita semakin tidak kita pakai untuk berfikir, makin hari ya makin tumpul.

Lipsync emang dipake buat meringankan pekerjaan bernyanyi di panggung. ada beberapa alasan, seperti keadaan penyanyi yang bersangkutan tidak dalam kondisi baik, tidak memadainya sound system, atau kesulitan bernyanyi sambil menari. Tapi ya itu tadi ada bagus dan jeleknya.

Seburuk apapun Musik loe, usahakan tetep asli, lama-kelamaan pasti berevolusi, meningkat dan meningkat. Namanya juga manusia, senantiasa melakukan perbaikan. so, go ahead.
Read More

Monday, 3 March 2014

Musik dan Presuasi

Gak banyak yang gue tau soal teknik presuasi alias mempengaruhi orang. Yang gue tau, teknik ini dipake sama orang-orang yang suka berdiri di atas podium, koar-koar menyampaikan apa yang menjadi misinya. Tapi pernah gak sih kita pikir sejenak, kalo musik adalah juga salah satu media presuai paling ampuh. mari kita bahas soal Musik dan Presuasi versi "Gue". hahaha.

Kita sering lihat setiap musisi khususnya band suka punya yang namanya fanz, kalian yang suka ngband juga pasti pada punya kan, ya seenggaknya personil band itu sendiri lah. Kalo personilnya sendiri gak ngfanz ama band nya sendiri itu namanya keterlaluan alias tengteuingeun.
Marlyn Manson
Mereka yang menjadi fanatik sebagai fanz, tentunya secara sukarela mengikuti apa yang menjadi tingkah laku dari band idolanya. Mereka berdandan layaknya sang gitaris, vokalis, bassis atau sang drummer. Mereka juga menggunakan bahasa yang digunakan oleh idolanya dalam lagu-lagunya dalam kehidupan sehari-hari. NAH...NAH...NAH, di sini baru, kita mulai fokus. Ini yang menjadi bahaya.

Kita bisa lihat beberapa kata Bullsh*t, MotherF*ckers, dll mungkin sekarang udah gak aneh lagi bukan? tapi yang bikin gue aneh, Bullsh*t itu kalo di artikan bahasa indonesia artinya kan omong kosong, lhaa di amerika sana istilahnya aja di sensor, lah kita mah di sini enggak, padahal artinya sama-sama aja kan? hahaha, ya tapi kalo itu mungkin masih mending lah, yang gue agak risih justru yang lain, udah banyak sekarang band-band metal yang bikin lyric yang frontal abis seperti menghina Tuhan, Agama, dll.

Yang gue alami sendiri adalah, ketika lagu itu enak didengar maka gada lagi perhatian terhadap makna lagu itu sendiri. Akhirnya tanpa sadar nyanyiin lagunya berulang-ulang padahal tu lagu sangat berbau SARA.

Dan percaya ato enggak, kita bisa lihat di sekitar, betapa semuanya sudah berubah. kalo gue tarik ke beberapa tahun ke belakang, mungkin anak kecil yang berkata-kata dengan bahasa kasar masih menjadi minoritas, dan apa yang terjadi sekarang sudah berubah 180 derajat. Anak kecil sekarang nyanyinya udah nyanyi-nyanyi lagu dewasa, masih SD aja udah berani pacaran, baru SMA udah berani upload nglakuin pornografi. It's very suck man! Ada apa dengan kita? ada apa dengan negeri ini?

Tapi yang gak heran, sementara diluar sana masih banyak musisi-musisi yang berbagi kisah cinta lewat lagu mereka, menyematkan pornoaksi di video mereka, mengolah secara centil lirik-lirik mereka, dan tak memikirkan outcome dari karyanya. Bahkan mungkin Major label bisa nyeletuk "ya pasar maunya gini, mau gimana lagi", oh come on! mungkin kita harus ngobrol sedikit soal anak-anak kita, cucu-cucu kita. Generasi seperti apa yang mau dibangun kalo industri hiburan sudah tak mementingkan moralitas.

Mungkin kita sebagai musisi Indonesia sering merujuk musisi barat sebagai referensi, tapi gada salahnya kalo kita membuat sesuatu yang baru, yang tidak harus menyematkan hal-hal yang tidak pantas didalam karya-karya kita. Gue masih lebih merindukan musisi-musisi seperti "bimbo" atau "iwan fals", yang mereka meneriakan secara kritikal kesedihan (keprihatinan bukan kegalauan) di sekitar kita, mengemas lagu-lagu dengan fislosofi mendalam, meskipun mereka gak pernah mendapatkan apresiasi terjualnya jutaan copy hasil karya-karya mereka, ketimbang merindukan anak-anak boyband yang bisanya cuman melakukan plagiasi k-p*p yang serunya cuman musiman. 

It's Time To Wake Up

Sudah saatnya para pegiat musik bicara bukan hanya soal kisah cinta, yang kerjaannya bikin galau, udah dia galau karena pengalaman pribadinya, dibagi-bagi pula ke kita melaui lagunya, yaa yang denger ikutan galau lah pasti.

Sudah saatnya kita bicara bukan cuman soal serem dan gaya doank, tapi biaca juga soal pesan, dan presuasi di musik-musik kita. Kita pakaian compang camping, so pasti fanz juga ngikutin kita. Kita liriknya ceplas-ceplos, ya yang ngefanz pasti tambah ceplas-ceplos karena kita ngasih tambahan istilah yang gak bener.

Ini memang tentang tanggung jawab, kita gak bisa lagi mengatasnamakan seni sementara seni yang kita usung merusak jiwa orang lain. kita gak bisa bicara seni kalo seni yang kita buat cuman bisa membawa perubahan yang buruk. 

"Dengan musik kita bisa menjudge apapun dan siapapun, tapi benarkah itu yang kita inginkan?"
"Dengan musik kita bisa mengobrak-abrik fikiran, melumpuhkannya dan mengendalikannya, tapi benarkah itu yang kita harapkan?"
"Dengan musik, kita bisa berbagi kesedihan, tapi apakah itu misi kita dari segudang misi penting lain yang harus kita dahulukan?"

well, well, well. Yang pasti semuanya pasti rock n roll pada waktunya. We will pay what we deal with!
Read More

Friday, 28 February 2014

Distribusi Musik Digital


Di jaman yang serba internet ini, siapa yang gak kenal istilah upload download. Termasuk para musisi saat ini mungkin udah pada mafhum untuk hal yang satu ini. Yep, bener banget, hampir semua musisi di dunia saat ini mungkin sudah memanfaatkan teknologi ini untuk kebutuhan distribusi karya-karya mereka. Tapi apa aja dampak baik buruknya? Mari kita coba bahas satu persatu menurut versi gue, hahahaha.


Keuntungan
Dengan adanya teknologi internet dari mulai dulu gue masih ngerasain yang namanya static web ampe yang sekarang udah dinamis, perkembangan internet emang cepet banget. Nah dengan teknologi web dinamis ini kita udah bisa nikmatin yang namanya fasilitas interaktirf yaitu upload dan download file.
Hari ini fasilitas tersebut gue yakin udah banyak musisi yang memanfaatkan fasilitas ini. Terbukti dengan beberapa situs jejaring social musik masuk kedalam top chart jejaring social terbaik, seperti reverbnation, dan soundcloud.
Di situs tersebut kita bisa upload karya-karya kita sesuka yang kita mau dan kita juga bisa kasi orang lain akses buat download hasil karya kita. Yang bisa kita dapet diantaranya:
  1. Kemudahan distribusi karya. Buat major label mungkin hal ini gak terlalu berpengaruh atau mungkin bilangnya “apa sih, gue kan distribusi gak Cuma-Cuma, orang gak boleh download seenaknya karya-karya kami”. Tapi bagi musisi-musisi indie mungkin ini menjadi hal yang sangat bermanfaat.
  2. Ya yang namanya band indie, bisa jadi, rekaman aja masih patungan, distribusi aja masih niat gak niat. Dengan adanya jejaring social musik ini tentunya mereka bisa mendistribusikan karya-karya mereka dengan mudah, so mereka juga jadi punya kesempatan buat dikenal orang.
  3. Kemudahan membuat fanbase. Ya, dengan adanya jejaring social kita bisa dengan mudah membangun fanbase, yak arena itu tadi, orang dengan mudah mendengar, jadi mudah juga buat ngfans sama satu musisi atau band.
  4. Analisa pasar. Dengan adanya jejaring social, kita juga disediakan fasilitas buat ngelihat lagu kita diplay berapa kali, dilihat berapa kali dan di download berapa kali. Dengan begitu kita bisa ngelihat pasar sebenernya lagi suka lagu kayak apa, atau lagu yang lagi ngtren sekarang lagu seperti apa.
Kerugian
Terlepas dari keuntungan-keuntungan yang gue sebut tadi di atas, tentunya juga ada sisi rugi yang terjadi. Menurut gue ada beberapa kerugian, diantaranya:
  1. Major label gak bisa lagi jualan musik pake kaset CD, apalagi kaset pita. Apalagi mereka yang udah ngeluarin banyak dana buat produksi tapi gada satupun yang beli karena mindset masyarakat sekarang lebih berminat mendapatkan lagu dengan cara men-download.
  2. Transformasi reward. Ya, dengan berubahnya jaman menjadi serba digital, sekarang reward buat para pegiat musik mungkin bukan lagi penjualan yang terjual sekian kopi tapi sekian juga pendownload, pendengar, atau follower. Seenggaknya untuk major label, mereka kehilangan salah satu celah keuntungan yaitu mendapatkan laba dari penjualan kaset. Jadi reward yang bisa diterima sama musisi sekarang cuman berupa bentuk digital seperti yang gue sebut sebelumnya yaitu pendengar, yang download, dan follower.
Saran gue, mungkin kita selaku musisi, pintar-pintar aja buat memanfaatkan keadaan. Ya jamannya udah gini, mau gimana lagi, mungkin udah sulit buat kita tarik mundur ke belakang, ke jaman kejayaan kaset pita ama CD. Gue pikir, setiap musisi pasti punya strategi-strategi unik biar band-nya tetep hidup.
Kalo karya kalian tetep bisa dibikin ekslusif, beberapa karya tertentu kalian bisa kok dijual dan menghasilkan uang, kayak di itunes misalnya. Ya jadi jangan semua karya lu upload cuman-Cuma, biar beberapa preview lagu aja yang bisa di download, sisanya biar dijual. Gue yakin kalo fans yang udah ngfanz ama artis favoritnya pasti mau ngeluarin duit buat beli lagunya, sebagai bentuk penghargaan buat artisnya biar tetep bisa terus berkarya.
Read More

Pengunjung Langsung

Designed By Seo Blogger Templates
Advertisment
'ALBARA STUDIO' - Jasa Foto dan Video Wedding, Pre-wedding, Garut 'ORDER KAOS, JEANS dan LEVI'S' - Ayo diorder kaos, jeans sama levi's nya, barang ORIGINAL, Garut 'Ayo bikin blog' - Jasa Pembuatan Blog Termurah Danimonius, Garut - Bekasi